SUARA HATIKU UNTUK FC BARCELONA DI ULANG TAHUNNYA TAHUN 2015 INI
Tulisan kali ini mungkin akan terdapat
beberapa bahasa yang mungkin sedikit tidak baku, alias suka–suka saya.
Semoga editor web ini berkenan meloloskan tulisan seadanya dengan gaya
bahasa yang sekenanya ini. Seperti kebanyakan hal, ulang tahun biasanya
diisi oleh ucapan dan harapan–harapan dari si pemberi ucapan ke penerima
ucapan, begitupun dengan tulisan ini yang hanya akan berisi harapan
saya selaku seorang penggemar FC Barcelona kepada klub kesayangannya
yang sedang berulang tahun ke 114.
Selamat ulang tahun ye Barca, semoga
panjang umur, sehat selalu, karir sukses, enteng jodoh. Apa–apaan sih
ini macam kasih ucapan selamat ulang tahun ke kolega yang masih jomblo
dan sibuk memikirkan karirnya. Sudahlah pokoknya saya sudah memberikan
ucapan selamat ulang tahun buat hidup kedua saya (setelah keluarga)
yaitu FC Barcelona. Sekarang giliran saya yang akan menulis
harapan–harapan kepada klub yang sudah saya kenal dan ikuti kiprahnya
sejak Ronaldo mencetak gol dari tengah lapangan ke gawang Compostela
pada tahun 1996.
1. Hindari Konflik Politis
Sudah bukan rahasia lagi klub kesayangan saya ini punya cerita yang tidak enak antara presiden saat ini yaitu Sandro Rosell dengan presiden sebelumnya, Joan Laporta.
Dua orang yang dulu bersahabat ini sekarang sedang terlibat perseteruan
yang terlihat kecil tapi sesungguhnya besar. Kalo boleh berharap saya
pengen konflik ini cepat reda, silahkan bersaing tapi tolong tampilkan
saja kehebatam masing–masing lah. Laporta yang sudah sangat sukses
dengan gelar, cara bermain dan promosi pemain hasil akademinya. Rosell
yang memperbaiki keuangan (ya meskipun karena dapat sponsor) dan
mendatangkan Neymar. Rosell adalah sejatinya memikirkan regenerasi. Ia yang ingin melihat saat Dinho men-tutor Lionel Messi hingga Messi bisa meledak seperti saat ini dan sekarang ia ingin melihat Messi memberi pelajaran yang sama kepada Neymar.
Saya tidak peduli Pep Guardiola
keluar karena dirinya sendiri atau karena faktor Rosell, yang saya tau
saat ini Barca masih menjadi tim papan atas yang bikin iri klub lain dan
itu dia lakukan tanpa Pep di sisi lapangan, menurut saya itu prestasi
sih. So selaku penggemar kacangan saya cuma pengan berkata ke om Laporta
dan om Rosell, berilah kami tontonan perang yang mendidik, adu cerdik,
adu kelebihan dan bukan saling bikin kambing hitam. Tak sadarkah kalian
bahwa pemain yang akan terkena imbas ini semua yang pastinya berujung ke
performa klub.
2. Lihatlah Pasar Asia
Pasar Asia? Ya bener. Saya tak lupa berharap kepada Rosell selaku orang
yang berkuasa untuk menentukan arah kebijakan pasar dari FC Barcelona
untuk sedikit melirik ke pasar Asia. Sebagai awalan boleh dong saya
berharap Barca mau main sore lebih sering, saya tidak minta main siang,
cukup sore sekitar jam 4 supaya di Indonesia tayang jam 10 malam. Saya
iri bisa liat rekan – rekan penggemar BPL yang datang nobar dengan
begitu rame, banyak gadis – gadis cantik sementara saya harus melihat
kenyataan bahwa banyak mereka yang tidak bisa datang nobar karena jam
main yang dini hari apalagi besoknya hari kerja. Duh om Rosell tolonglah
kami, kami ini besar loh disini. Main–main lah kesini nanti saya
belikan rawon dan bebek goreng yang lezat itu. Fans page Barca aja
paling banyak diberi like, itu udah salah satu acuan bahwa pendukung
barca itu banyak di sini, hanya untuk pasar Asia belum pas untuk masalah
waktu tayang. Kejam sekali Indonesia ini om Rosell hanya karena yang
dateng nobar sedikit, kami sering dicela oleh tim BPL katanya karbitan,
pendukungnya sedikit, padahal kami lebih loyal dari mereka, bela–belain
bangun tengah malam hanya untuk nonton Barca. Datang ke venue nobar
menembus dinginnya malam, sendirian lagi. So, please om Rosell
perhatikan pasar asia ya terutama Indonesia.
3. La Masia
La Masia saat ini menjadi berlian utama bagi FC Barcelona. Kilaunya
sangat membuat iri klub lain. Ajax Amsterdam dan Bayern Munchen yang
merupakan klub berbasis akademi yang kuat saya yakin juga tengah iri
dengan kilaunya. Selaku penggemar beratmu (maksudnya badan saya berat)
saya sungguh ingin La Masia bisa dikelola lebih baik lagi khususnya
dalam hal memberi kesempatan kepada pemain barca B untuk promosi. Cristian Tello dan Sergi Roberto,
saat saya menulis ini sedang dalam rencana menuju pintu keluar dengan
alasan kurangnya menit bermain. Ironis sekali bila ini terjadi, kembali
permata dari la masia (perlas de cantera) harus berkarir di klub lain.
Kita yang menanam dan orang lain yang memetik. Saat tulisan ini
dibuatpun saya juga membaca bahwa Martin Montoya dan Marc Bartra terus dimonitor perkembangan kontraknya yang akan habis musim ini oleh klub lain.
Barca perlu memikirkan mekanisme
regenerasi yang tidak terlalu pendek, iya terlalu pendek menurut saya,
pemain baru belum matang sudah muncul lagi dibawahnya yang sama baiknya
sehingga kesempatan minim. Hal seperti ini seharusnya mulai dipikirkan
oleh manajemen Barca. Saat ini bisa dibilang barca sedang dalam track
yang sangat baik dalam menghasilkan pemain berkualitas namun apa daya
slot tim utama tetap 25 orang dan bukan hanya untuk 1-2 tahun tapi masih
banyak yang muda. Sebagai contoh sederhana, seorang Lionel Messi masih
bisa bertahan sampai 7 tahun kedepan tapi saya yakin ada 7 lapis
dibawahnya yang berkualitas baik, lalu apakah 7 lapis tersebut haus
terbuang dan lapis ke 8 yang baru bisa menembus tim inti? Yuk dipikirkan
ya manajemen Barca yang saya sayangi.
4. Kembalilah dengan True 9 bukan False 9
True 9, iyah bener. Mudahnya adalah striker murni. Masih belum paham, ya
lihatlah Robin van Persie, Radamel Falcao, Soldado, atau supaya lebih
paham kita dulu pernah punya Samuel Eto’o dan Zlatan Ibrahimovic.
Lalu kenapa dengan false 9? Bukankah Messi adalah product terbaik dari
false 9 dan itu adalah tulang punggung Barca? Iya bener saya tau, tapi
sadarkah manajemen Barca bahwa kelebihan seorang Messi saat ini mulai
terkikis karena false 9 itu sendiri bukan karena fisiknya yang menurun.
Messi adalah orang yang sangat
menakutkan jika diberi space yang lebar semua pasti setuju. Musim
2008/09 ia berperan sebagai wing kanan, lawan taunya striker utama barca
adalah eto’o. Bek tengah akan selalu kawal Eto’o akhirnya Messi punya
space luas di sebelah kanan (karena hanya one on one dengak bek sayap
lawan), dribel dengan kecepatan tinggi plus tendangan dengan akurasi
sempurna selalu berujung gol inilah kebanyakan proses golnya di musim
2008/09.
Musim berikutnya kurang lebih sama,
lawan akan mengincar Ibra dan memberikan space lebar bagi messi untuk
menusuk dari kanan. Di kedua musim tersebut, benar Messi terkadang
menjadi false 9 dan sangat sukses, yang paling diingat tentu saat barca
menghantam Real Madrid di Santiago Bernabeu dengan skor fantastis 2-6.
Tapi kenapa semua itu berjalan baik? Itu karena Messi memanfaatkan space
antara gelandang bertahan dengan bek tengah yang cukup lebar, artinya
Messi memiliki area untuk mengeksplorasi kelebihan layaknya saat menjadi
wing kanan. Musim 2010/11 lawan belum sadar namun dua musim terakhir
lawan sudah sadar. Gelandang bertahan tidak lagi memberi ruang untuk
Messi bahkan kadang 2 gelandang bertahan hanya berjarak 2-3 meter di
drpan bek tengah, lalu bagaimana cara Messi mengeksplor kelebihannya?
Akhirnya gol – gol tercipta banyak karena kemampuan Messi untuk melewati
lawan yang berada diluar nalar kita, tenaga di forsir puncaknya jadi
fisik rentan cedera. Perhatikan 2 musim terakhir Messi sering jarang
berlari di lapangan, itu pasti sedikit banyak karena ia perlu susah
payah melewati lawan meskipun terkadang terlihat mudah tapi jelas
berbeda dengan 3 musim pertama Pep.
Benar Messi menciptakan ruang yang
sangat lebar di sayap. Pertanyaannya adalah apakah winger kita bisa
menjadi seperti Messi di 2008/09 dengan naluri gol yang begitu tinggi
dan mematikan. Jawabannya tidak. Mereka memang bisa mencetak gol tapi
prakteknya mereka lebih banyak mengembalikan bola ke Messi lagi apalagi
yang namanya Dani Alves. Dulu Messi tidak pernah ragu untuk mencetak gol
meskipun tugas utamanya adalah mengumpan balik ke Eto’o atau Ibra.
So saya berharap Barca mau kembali ke
era Pep di musim–musim awal dimana bisa mengeksplor baik seorang Messi
dengan memkasa lawan menciptakan ruang untuknya dan ini bisa ditempuh
jika kita memiliki striker true 9 seperti Eto’o atau Ibra dimasa lalu.
5. Carilah Pengganti Sergio Busquets
Sergio Busquets adalah pemain yang sangat unik, bahkan
menurut saya hanya dia satu–satunya pemain aktif yang memiliki gaya
permainan seperti itu. Sebagai seorang gelandang bertahan, kemampuan
tacklingnya sangat berada di level rata–rata saja bukan seperti Javier Mascherano
saat di Liverpool atau jaman dulu ada Vieira dan Roy Keane yang sangat
kejam tacklenya. Kelebihan utama Sergio ada di otaknya. Dia tau bola
harus diarahkan kemana, ia tau bagaimana cara melindungi bola yang ada
di kakinya dan yang paling mumpuni adalah dia seorang penjaga area yang
handal. Sekarang bila area sudah terjaga dengan baik, bagaimana mungkin
tackle diperlukan, karena lawan sudah bingung hendak oper kemana.
Ya itulah Busquets. Saat ini di tim
utama ia satu-satunya pemain yang belum memiliki pengganti sepadan
semoga saja barca B bisa segera mensupply pemain sepertinya karena
pemain dengan karakter seperti Sergio hanya bisa diperoleh dengan
didikan ala La Masia. Semoga ketakutan saya berlebihan, tapi terus
terang saya tidak bisa membayangkan Barca tanpa Sergio 10 partai saja
tidak perlu banyak–banyak. So Barca, tolong dipikirkan baik–baik mutiara
yang satu ini, yang selalu tidak terlihat dan diremehkan orang.
Akhir kata, selamat ulang tahun Barca,
selama apapun itu aku akan terus mendukungmu, meskipun mungkin setiap
hari akan selalu ada kritik yang aku lontarkan untukmu tapi ya baginilah
bentuk rasa cintaku padamu bukan seperti mereka yang hanya
berteriak–teriak tanpa paham bagaimana dirimu yang sebenarnya, Visca
Barca!
No comments:
Post a Comment