Monday, November 30, 2015

SUARA HATIKU UNTUK FC BARCELONA DI ULANG TAHUNNYA TAHUN 2015 INI

SUARA HATIKU UNTUK FC BARCELONA DI ULANG TAHUNNYA TAHUN 2015 INI


Tulisan kali ini mungkin akan terdapat beberapa bahasa yang mungkin sedikit tidak baku, alias suka–suka saya. Semoga editor web ini berkenan meloloskan tulisan seadanya dengan gaya bahasa yang sekenanya ini. Seperti kebanyakan hal, ulang tahun biasanya diisi oleh ucapan dan harapan–harapan dari si pemberi ucapan ke penerima ucapan, begitupun dengan tulisan ini yang hanya akan berisi harapan saya selaku seorang penggemar FC Barcelona kepada klub kesayangannya yang sedang berulang tahun ke 114.
Selamat ulang tahun ye Barca, semoga panjang umur, sehat selalu, karir sukses, enteng jodoh. Apa–apaan sih ini macam kasih ucapan selamat ulang tahun ke kolega yang masih jomblo dan sibuk memikirkan karirnya. Sudahlah pokoknya saya sudah memberikan ucapan selamat ulang tahun buat hidup kedua saya (setelah keluarga) yaitu FC Barcelona. Sekarang giliran saya yang akan menulis harapan–harapan kepada klub yang sudah saya kenal dan ikuti kiprahnya sejak Ronaldo mencetak gol dari tengah lapangan ke gawang Compostela pada tahun 1996.

1. Hindari Konflik Politis

Sudah bukan rahasia lagi klub kesayangan saya ini punya cerita yang tidak enak antara presiden saat ini yaitu Sandro Rosell dengan presiden sebelumnya, Joan Laporta. Dua orang yang dulu bersahabat ini sekarang sedang terlibat perseteruan yang terlihat kecil tapi sesungguhnya besar. Kalo boleh berharap saya pengen konflik ini cepat reda, silahkan bersaing tapi tolong tampilkan saja kehebatam masing–masing lah. Laporta yang sudah sangat sukses dengan gelar, cara bermain dan promosi pemain hasil akademinya. Rosell yang memperbaiki keuangan (ya meskipun karena dapat sponsor) dan mendatangkan Neymar. Rosell adalah sejatinya memikirkan regenerasi. Ia yang ingin melihat saat Dinho men-tutor Lionel Messi hingga Messi bisa meledak seperti saat ini dan sekarang ia ingin melihat Messi memberi pelajaran yang sama kepada Neymar.
Saya tidak peduli Pep Guardiola keluar karena dirinya sendiri atau karena faktor Rosell, yang saya tau saat ini Barca masih menjadi tim papan atas yang bikin iri klub lain dan itu dia lakukan tanpa Pep di sisi lapangan, menurut saya itu prestasi sih. So selaku penggemar kacangan saya cuma pengan berkata ke om Laporta dan om Rosell, berilah kami tontonan perang yang mendidik, adu cerdik, adu kelebihan dan bukan saling bikin kambing hitam. Tak sadarkah kalian bahwa pemain yang akan terkena imbas ini semua yang pastinya berujung ke performa klub.

2. Lihatlah Pasar Asia

Pasar Asia? Ya bener. Saya tak lupa berharap kepada Rosell selaku orang yang berkuasa untuk menentukan arah kebijakan pasar dari FC Barcelona untuk sedikit melirik ke pasar Asia. Sebagai awalan boleh dong saya berharap Barca mau main sore lebih sering, saya tidak minta main siang, cukup sore sekitar jam 4 supaya di Indonesia tayang jam 10 malam. Saya iri bisa liat rekan – rekan penggemar BPL yang datang nobar dengan begitu rame, banyak gadis – gadis cantik sementara saya harus melihat kenyataan bahwa banyak mereka yang tidak bisa datang nobar karena jam main yang dini hari apalagi besoknya hari kerja. Duh om Rosell tolonglah kami, kami ini besar loh disini. Main–main lah kesini nanti saya belikan rawon dan bebek goreng yang lezat itu. Fans page Barca aja paling banyak diberi like, itu udah salah satu acuan bahwa pendukung barca itu banyak di sini, hanya untuk pasar Asia belum pas untuk masalah waktu tayang. Kejam sekali Indonesia ini om Rosell hanya karena yang dateng nobar sedikit, kami sering dicela oleh tim BPL katanya karbitan, pendukungnya sedikit, padahal kami lebih loyal dari mereka, bela–belain bangun tengah malam hanya untuk nonton Barca. Datang ke venue nobar menembus dinginnya malam, sendirian lagi. So, please om Rosell perhatikan pasar asia ya terutama Indonesia.

3. La Masia

La Masia saat ini menjadi berlian utama bagi FC Barcelona. Kilaunya sangat membuat iri klub lain. Ajax Amsterdam dan Bayern Munchen yang merupakan klub berbasis akademi yang kuat saya yakin juga tengah iri dengan kilaunya. Selaku penggemar beratmu (maksudnya badan saya berat) saya sungguh ingin La Masia bisa dikelola lebih baik lagi khususnya dalam hal memberi kesempatan kepada pemain barca B untuk promosi. Cristian Tello dan Sergi Roberto, saat saya menulis ini sedang dalam rencana menuju pintu keluar dengan alasan kurangnya menit bermain. Ironis sekali bila ini terjadi, kembali permata dari la masia (perlas de cantera) harus berkarir di klub lain. Kita yang menanam dan orang lain yang memetik. Saat tulisan ini dibuatpun saya juga membaca bahwa Martin Montoya dan Marc Bartra terus dimonitor perkembangan kontraknya yang akan habis musim ini oleh klub lain.
Final-de-la-copa-del-rei-Barce_54300011930_54115221152_960_640
Barca perlu memikirkan mekanisme regenerasi yang tidak terlalu pendek, iya terlalu pendek menurut saya, pemain baru belum matang sudah muncul lagi dibawahnya yang sama baiknya sehingga kesempatan minim. Hal seperti ini seharusnya mulai dipikirkan oleh manajemen Barca. Saat ini bisa dibilang barca sedang dalam track yang sangat baik dalam menghasilkan pemain berkualitas namun apa daya slot tim utama tetap 25 orang dan bukan hanya untuk 1-2 tahun tapi masih banyak yang muda. Sebagai contoh sederhana, seorang Lionel Messi masih bisa bertahan sampai 7 tahun kedepan tapi saya yakin ada 7 lapis dibawahnya yang berkualitas baik, lalu apakah 7 lapis tersebut haus terbuang dan lapis ke 8 yang baru bisa menembus tim inti? Yuk dipikirkan ya manajemen Barca yang saya sayangi.

4. Kembalilah dengan True 9 bukan False 9

True 9, iyah bener. Mudahnya adalah striker murni. Masih belum paham, ya lihatlah Robin van Persie, Radamel Falcao, Soldado, atau supaya lebih paham kita dulu pernah punya Samuel Eto’o dan Zlatan Ibrahimovic. Lalu kenapa dengan false 9? Bukankah Messi adalah product terbaik dari false 9 dan itu adalah tulang punggung Barca? Iya bener saya tau, tapi sadarkah manajemen Barca bahwa kelebihan seorang Messi saat ini mulai terkikis karena false 9 itu sendiri bukan karena fisiknya yang menurun.
Messi adalah orang yang sangat menakutkan jika diberi space yang lebar semua pasti setuju. Musim 2008/09 ia berperan sebagai wing kanan, lawan taunya striker utama barca adalah eto’o. Bek tengah akan selalu kawal Eto’o akhirnya Messi punya space luas di sebelah kanan (karena hanya one on one dengak bek sayap lawan), dribel dengan kecepatan tinggi plus tendangan dengan akurasi sempurna selalu berujung gol inilah kebanyakan proses golnya di musim 2008/09.
Musim berikutnya kurang lebih sama, lawan akan mengincar Ibra dan memberikan space lebar bagi messi untuk menusuk dari kanan. Di kedua musim tersebut, benar Messi terkadang menjadi false 9 dan sangat sukses, yang paling diingat tentu saat barca menghantam Real Madrid di Santiago Bernabeu dengan skor fantastis 2-6. Tapi kenapa semua itu berjalan baik? Itu karena Messi memanfaatkan space antara gelandang bertahan dengan bek tengah yang cukup lebar, artinya Messi memiliki area untuk mengeksplorasi kelebihan layaknya saat menjadi wing kanan. Musim 2010/11 lawan belum sadar namun dua musim terakhir lawan sudah sadar. Gelandang bertahan tidak lagi memberi ruang untuk Messi bahkan kadang 2 gelandang bertahan hanya berjarak 2-3 meter di drpan bek tengah, lalu bagaimana cara Messi mengeksplor kelebihannya? Akhirnya gol – gol tercipta banyak karena kemampuan Messi untuk melewati lawan yang berada diluar nalar kita, tenaga di forsir puncaknya jadi fisik rentan cedera. Perhatikan 2 musim terakhir Messi sering jarang berlari di lapangan, itu pasti sedikit banyak karena ia perlu susah payah melewati lawan meskipun terkadang terlihat mudah tapi jelas berbeda dengan 3 musim pertama Pep.
Benar Messi menciptakan ruang yang sangat lebar di sayap. Pertanyaannya adalah apakah winger kita bisa menjadi seperti Messi di 2008/09 dengan naluri gol yang begitu tinggi dan mematikan. Jawabannya tidak. Mereka memang bisa mencetak gol tapi prakteknya mereka lebih banyak mengembalikan bola ke Messi lagi apalagi yang namanya Dani Alves. Dulu Messi tidak pernah ragu untuk mencetak gol meskipun tugas utamanya adalah mengumpan balik ke Eto’o atau Ibra.
So saya berharap Barca mau kembali ke era Pep di musim–musim awal dimana bisa mengeksplor baik seorang Messi dengan memkasa lawan menciptakan ruang untuknya dan ini bisa ditempuh jika kita memiliki striker true 9 seperti Eto’o atau Ibra dimasa lalu.

5. Carilah Pengganti Sergio Busquets

Sergio Busquets adalah pemain yang sangat unik, bahkan menurut saya hanya dia satu–satunya pemain aktif yang memiliki gaya permainan seperti itu. Sebagai seorang gelandang bertahan, kemampuan tacklingnya sangat berada di level rata–rata saja bukan seperti Javier Mascherano saat di Liverpool atau jaman dulu ada Vieira dan Roy Keane yang sangat kejam tacklenya. Kelebihan utama Sergio ada di otaknya. Dia tau bola harus diarahkan kemana, ia tau bagaimana cara melindungi bola yang ada di kakinya dan yang paling mumpuni adalah dia seorang penjaga area yang handal. Sekarang bila area sudah terjaga dengan baik, bagaimana mungkin tackle diperlukan, karena lawan sudah bingung hendak oper kemana.
Ya itulah Busquets. Saat ini di tim utama ia satu-satunya pemain yang belum memiliki pengganti sepadan semoga saja barca B bisa segera mensupply pemain sepertinya karena pemain dengan karakter seperti Sergio hanya bisa diperoleh dengan didikan ala La Masia. Semoga ketakutan saya berlebihan, tapi terus terang saya tidak bisa membayangkan Barca tanpa Sergio 10 partai saja tidak perlu banyak–banyak. So Barca, tolong dipikirkan baik–baik mutiara yang satu ini, yang selalu tidak terlihat dan diremehkan orang.
Akhir kata, selamat ulang tahun Barca, selama apapun itu aku akan terus mendukungmu, meskipun mungkin setiap hari akan selalu ada kritik yang aku lontarkan untukmu tapi ya baginilah bentuk rasa cintaku padamu bukan seperti mereka yang hanya berteriak–teriak tanpa paham bagaimana dirimu yang sebenarnya, Visca Barca!

No comments:

Post a Comment